1. Formula Standar (Konteks + Spesifikasi + Goal + Format)
🔹 Cocok untuk: Semua jenis permintaan
Contoh:
Saya seorang pemilik bisnis digital yang menjual produk PLR. Saya ingin membuat script landing page untuk menjual produk PLR dengan headline menarik dan CTA yang kuat. Tujuannya adalah meningkatkan konversi dan menarik lebih banyak leads dari iklan Meta Ads. Formatnya dalam kode HTML + Bootstrap dengan struktur SEO-friendly.
2. Formula ROLE + TASK + FORMAT
🔹 Cocok untuk: Meminta bantuan berdasarkan peran tertentu
Contoh:
Kamu adalah seorang ahli copywriting. Buatkan saya sebuah headline yang menarik untuk produk skincare pria yang menggunakan formula PAS (Problem-Agitate-Solution). Formatnya dalam bentuk 3 varian headline.
3. Formula WHAT + HOW + WHY
🔹 Cocok untuk: Meminta strategi atau penjelasan mendalam
Contoh:
Apa itu STIFIn? Bagaimana cara kerja sistem ini dalam menentukan kecerdasan seseorang? Mengapa sistem ini lebih efektif dibandingkan metode lain?
4. Formula INPUT + PROCESS + OUTPUT
🔹 Cocok untuk: Permintaan yang membutuhkan pengolahan data atau logika tertentu
Contoh:
Saya memiliki daftar pelanggan dengan nama dan nomor WhatsApp. Prosesnya, saya ingin mengelompokkan pelanggan berdasarkan kategori transaksi terakhir. Outputnya dalam bentuk tabel yang bisa saya salin ke Google Sheets.
5. Formula CHALLENGE + CONTEXT + SOLUTION
🔹 Cocok untuk: Memecahkan masalah atau mencari solusi bisnis
Contoh:
Saya memiliki produk skincare pria yang sulit dijual karena kebanyakan pria kurang peduli dengan skincare. Dalam konteks pemasaran digital, bagaimana cara saya membuat kampanye yang menarik agar produk ini lebih laku?
6. Formula 5W1H (What, Who, Where, When, Why, How)
🔹 Cocok untuk: Analisis mendalam atau brainstorming
Contoh:
Apa saja teknik SEO terbaru? Siapa target ideal untuk jasa SEO? Di mana sebaiknya saya beriklan? Kapan waktu terbaik untuk menjalankan campaign? Mengapa SEO masih relevan di tahun 2025? Bagaimana cara mengoptimalkan website agar muncul di halaman pertama Google?
7. Formula COMPARE + ANALYZE + RECOMMEND
🔹 Cocok untuk: Memilih strategi, tools, atau metode terbaik
Contoh:
Bandingkan strategi pemasaran via Meta Ads dan Google Ads. Analisis kelebihan dan kekurangannya masing-masing untuk bisnis digital. Berikan rekomendasi strategi terbaik untuk budget 50 juta IDR per bulan.
8. Formula KEYWORDS + ANGLE + CTA
🔹 Cocok untuk: Copywriting iklan atau landing page
Contoh:
Gunakan keyword "Jual Skincare Pria", buat angle yang menonjolkan solusi untuk pria yang ingin tampil lebih percaya diri, dan akhiri dengan CTA yang mengarahkan ke WhatsApp.
9. Formula IF + THEN + ELSE
🔹 Cocok untuk: Pembuatan kode atau skenario keputusan
Contoh:
Jika seorang pengguna mengklik tombol "Beli Sekarang", maka arahkan ke WhatsApp dengan pesan otomatis "Halo, saya tertarik membeli produk ini". Jika tidak, tampilkan notifikasi "Jangan lewatkan promo ini!".
10. Formula TREND + OPPORTUNITY + ACTION PLAN
🔹 Cocok untuk: Ide bisnis atau prediksi pasar
Contoh:
Apa tren bisnis digital di tahun 2025? Peluang apa yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik usaha kecil? Buatkan action plan sederhana untuk memanfaatkan tren tersebut dengan modal 10 juta IDR.
Blueprint Bisnis: Tren, Peluang, Tantangan, dan Solusi
| Elemen | Definisi |
|---|---|
| Trend | Pola atau perubahan yang sedang berkembang dalam industri, pasar, atau perilaku konsumen yang dapat memengaruhi bisnis. |
| Opportunity | Peluang yang muncul dari tren tertentu yang bisa dimanfaatkan untuk bisnis, inovasi, atau strategi pemasaran. |
| Context | Latar belakang atau faktor eksternal yang memengaruhi tren dan peluang, seperti perubahan sosial, ekonomi, budaya, atau teknologi. |
| Challenge | Hambatan atau kendala yang dapat menghambat pemanfaatan peluang dari tren tertentu. |
| Solution | Strategi atau pendekatan yang bisa digunakan untuk mengatasi tantangan dan mengoptimalkan peluang. |
| Market Demand | Permintaan dari pelanggan atau pasar terhadap tren tertentu yang bisa menjadi peluang bisnis. |
| Target Audience | Kelompok pelanggan atau segmen pasar yang paling berpotensi merespons tren dan peluang yang ada. |
| Innovation | Ide, produk, atau pendekatan baru yang dapat diterapkan untuk memanfaatkan tren secara efektif. |
| Strategy | Rencana atau metode yang digunakan untuk menjalankan peluang yang diidentifikasi dari tren tertentu. |
| Action Plan | Rangkaian langkah konkret yang harus dilakukan untuk menerapkan strategi berdasarkan tren yang ada. |
| Revenue Model | Cara menghasilkan pendapatan dari tren dan peluang yang diidentifikasi, seperti langganan, transaksi, atau afiliasi. |
| Growth Potential | Potensi pertumbuhan bisnis atau produk jika tren dan peluang dimanfaatkan dengan baik. |
| Risk | Risiko yang mungkin muncul dalam menerapkan strategi berdasarkan tren yang berkembang. |
| Competitive Advantage | Keunggulan yang bisa diperoleh dibandingkan pesaing dengan memanfaatkan tren tertentu. |
| Execution Timeline | Jangka waktu yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan strategi berbasis tren. |
| Technology Impact | Pengaruh perkembangan teknologi terhadap tren yang ada dan bagaimana bisnis bisa menyesuaikan diri. |
| Customer Behavior | Cara pelanggan merespons tren yang sedang berkembang dan bagaimana strategi bisnis bisa disesuaikan. |
| Monetization Strategy | Cara mengonversi tren menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. |
| Sustainability Factor | Apakah tren ini bersifat jangka panjang atau hanya tren sementara yang akan memudar dalam beberapa waktu. |
| Regulatory Impact | Pengaruh regulasi atau kebijakan pemerintah terhadap tren dan peluang bisnis yang sedang berkembang. |
| Market Saturation | Seberapa banyak bisnis atau kompetitor lain yang sudah mengikuti tren ini dan apakah masih ada celah pasar yang bisa dimanfaatkan. |
| Customer Pain Points | Masalah atau tantangan yang dihadapi pelanggan terkait tren tertentu dan bagaimana bisnis bisa menawarkan solusi. |
| Adoption Rate | Seberapa cepat tren ini diterima oleh pasar dan apakah bisnis harus segera masuk atau menunggu perkembangan lebih lanjut. |
| Brand Positioning | Cara bisnis dapat memposisikan diri dalam tren tertentu untuk membangun identitas yang kuat di pasar. |
| Collaboration Potential | Peluang untuk bekerja sama dengan bisnis lain, influencer, atau komunitas untuk memanfaatkan tren yang sedang berkembang. |
| Scalability | Seberapa mudah bisnis dapat mengembangkan produk atau layanan berbasis tren tanpa meningkatkan biaya secara signifikan. |
| Resource Allocation | Sumber daya (modal, tenaga kerja, teknologi) yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan strategi berbasis tren. |
| Marketing Channels | Saluran pemasaran yang paling efektif untuk mempromosikan produk atau layanan dalam tren yang sedang berkembang. |
| Psychological Triggers | Faktor emosional atau psikologis yang memengaruhi pelanggan untuk mengikuti tren tertentu. |
| Case Studies & Benchmarks | Contoh sukses dari bisnis lain yang telah berhasil memanfaatkan tren dan dapat dijadikan referensi strategi. |