Kayuh Mimpi, Tembus Batas Perjalanan Pak Irwansyah Menuju Titik Terang
Titik Terang Kreatif Tak semua perjalanan butuh kendaraan mewah. Kadang, cukup satu sepeda tua dan semangat yang tak bisa dipatahkan.
Dari Kayu Putih ke Bekasi, Pak Irwansyah mengayuh pedal sepeda sejauh belasan kilometer. Bukan karena tak ada pilihan lain, tapi karena ia punya satu tujuan yang begitu besar: belajar dan bertumbuh di Titik Terang Kreatif.
Di usia yang tak lagi muda, banyak orang memilih diam. Tapi tidak Pak Irwansyah. Ia percaya, belajar tak kenal usia. Ia tahu, dunia digital tak bisa dihindari—dan daripada tertinggal, ia memilih bergerak, meski harus mengayuh sendiri di antara lalu lintas pagi yang padat.
Sesampainya di lokasi, senyumnya merekah. Bukan karena lelahnya sudah selesai, tapi karena harapan itu terasa nyata. Ia tahu, setiap kayuhan yang dilalui tadi bukan sekadar usaha fisik—tapi bukti bahwa semangat bisa menaklukkan jarak, usia, bahkan keterbatasan.
Titik Terang Kreatif bukan sekadar tempat belajar. Bagi Pak Irwansyah, ini adalah ladang harapan. Tempat di mana siapa pun bisa memulai, asal punya kemauan.
Terima kasih sudah jadi inspirasi, Pak. Kayuhanmu menggerakkan lebih banyak hati untuk bangkit dan berani belajar lagi.